Pemkot Serang Buka Wisata Kuliner di Alun-alun Timur Kota Serang

Pemkot Serang Buka Wisata Kuliner di Alun-alun Timur Kota Serang
Pemkot Serang Buka Wisata Kuliner di Alun-alun Timur Kota Serang

FOKUS – Pemerintah Kota Serang terus berupaya untuk memajukan ekonomi kreatif dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Serang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membuka wisata kuliner di area publik.

Wisata Kuliner Alun-alun Timur Kota Serang

Grand opening wisata kuliner tersebut diresmikan pada Sabtu (01/03) di Alun-alun Timur, tepatnya di halaman GOR Badminton Alun-alun Kota Serang. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang, Sarnata mengungkapkan bahwa wisata kuliner ini bukan hanya ditujukan untuk mengembangkan ekonomi kreatif dan UMKM di kota tersebut, tetapi juga untuk menata kelola area publik agar memiliki nilai estetika dan terarah.

“Alhamdulillah pada sore hari ini areanya sudah kita kelola sehingga memiliki nilai estetika jadi tidak terlihat semrawut,” ucap Sarnata.

Ada sekitar 16 unit pegiat wisata kuliner yang turut serta menyajikan aneka macam kuliner Kota Serang bahkan dari luar kota. Wisata kuliner ini tidak hanya menampilkan masakan khas Kota Serang, tetapi juga masakan dari berbagai daerah di Indonesia. Wisata kuliner ini menjadi salah satu alternatif untuk mencicipi kuliner yang beragam dan bervariasi di kota Serang.

Pengembangan Wisata Kuliner di Kota Serang

Selain di alun-alun Timur, Disparpora Kota Serang berencana untuk mengembangkan wisata kuliner di tempat-tempat strategis di kota tersebut.

“Dengan adanya wisata kuliner ini, ekonomi kreatif semakin tumbuh dan berkembang, selain di alun-alun ini kita akan melakukan pengembangan wisata kuliner yang berlokasi di Stadion Maulana Yusuf Serang di waktu mendatang dan juga tempat strategis lainnya,” ucap Sarnata.

Meningkatkan PAD Kota Serang dan Kemudahan bagi Masyarakat

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Serang Syafrudin mengapresiasi inovasi dari Disparpora Kota Serang dengan diresmikannya tempat wisata kuliner ini.

“Selain dimanfaatkan lahan kosongnya, ini juga digunakan untuk kepentingan masyarakat, untuk mengembangkan usaha bagi masyrakat” ungkap Syafrudin.

Syafrudin berharap agar ditempat Wisata Kuliner ini khusus disajikan masakan dan kukiner khusus Kota Serang, Meskipun tempatnya sedikit namun manfaatnya tentu besar, selain disamping Pemkot Serang terus mengembangkan ekraft.

Hal tersebut juga sebagai langkah mengakomodir masyarakat dalam mencari kuliner di kota serang ditengah-tengah pusat Kota Serang.

“Kalau keinginan saya harus makanan khas Kota Serang, Jadi kuliner ini menunjukkan produk-produk Kota Serang,” tambah Syafrudin.

Langkah ini tidak hanya sebagai bentuk akomodasi bagi masyarakat dalam mencari kuliner di kota Serang, tetapi juga sebagai tindakan untuk mempromosikan produk-produk khas Kota Serang. Menurut Syafrudin, memilih Alun-alun Timur sebagai tempatnya adalah sebuah strategi yang tepat. Selain digunakan untuk olahraga, tempat ini juga menjadi tempat wisata kuliner.

“Tempat ini bukan hanya untuk berolahraga bagi masyarakat dan terdapat gor bulutangkis, namun juga dengan adanya wisata kuliner ini, masyarakat yang usai melakukan olahraga tidak perlu khawatir mencari makan dan semuanya dapat ditemukan di tempat ini,” tambah Syafrudin.

Pemerintah Kota Serang berharap bahwa kehadiran Wisata Kuliner di tengah kota tidak hanya bermanfaat bagi pegiat Ekonomi Kreatif dan meningkatkan PAD, tetapi juga dapat menarik minat wisatawan untuk datang ke Kota Serang dan menikmati kuliner khas Kota Serang.

Disparpora Kota Serang juga berencana untuk mengembangkan Wisata Kuliner di beberapa tempat strategis lainnya di Kota Serang. Harapannya, inovasi ini dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah lainnya dalam memanfaatkan lahan kosong yang ada di daerah mereka menjadi tempat yang bermanfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *